City mengalami kekalahan ketiga di Premier League setelah takluk 2-1 dari Leicester City.

Apa yang terjadi?

City butuh mengawali laga dengan kuat setelah kekalahan atas Crystal Palace akhir pekan lalu dan Pep Guardiola cukup puas dengan apa yang diperlihatkan anak asuhnya di awal laga.

The Blues mengalirkan bola dengan kepercayaan diri dan mendesak the Foxes di daerah mereka sendiri hingga gol pembuka akhirnya tercipta.

Aymeric Laporte merengsek maju ke depan, menemukan Sergio Aguero di kotak penalti Foxes, ia berputar dan menyadari pergerakan pintar Bernardo Silva – bola diberikan kepada playmaker Portugal tersebut yang dengan tenang menceploskan bola melewati Kasper Schmeichel di menti ke-14.

City pantas mendapatkan gol tersebut, namun keunggulan tim tamu hanya selama lima menit karena serangan balik Leicester lewat Jamie Vardy berhasil membuat Marc Albrighton lolos di kotak penalti dan seperti yang terjadi delapan hari yang lalu, winger the Foxes tersebut tidak membuat kesalahan denga mecetak gol dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.

Kembali, City dihukum dengan tembakan mengarah ke gawang pertama lawan.

The Blues kembali mengontrol laga dan nyaris unggul sebanyak dua kali dalam tempo 60 detik ketika Leroy Sane melepas umpan silang kepada Aguero namun tembakannya masih melambung diatas mistar gawang.

Sane melepas kecepatannya beberapa detik berselang namun peluang winger Jerman itu bisa diblok pertahanan lawan.

Leicester terlihat berbahaya setiap kali mereka menyerang, tuan rumah akhirnya unggul setelah mereka menciptakan tiga peluang emas dalam tempo beberapa menit setelah turun minum.

Pertama, back pass Bernardo berhasil dicuri Vardy – beruntung tembakannya bisa ditepis oleh Ederson.

Beberapa momen berselang, Hamza Choudhury tak terkawal di kotak penalti, beruntung bola memantul tinggi ke atas gawang.

James Maddison juga membuang peluang emas saat City kembali terlihat rapuh.

Itu bukanlah penampilan terbaik City yang jelas masih merasakan dampak dari kekalahan atas Palace.

Raheem Sterling dan Sane bekerja sama di menit ke-63 untuk menciptakan peluang namun usaha mereka bisa dipatahkan pertahanan tuan rumah.

David Silva masuk menggantikan De Bruyne di menit ke-70, dan langsung terlibat dalam membangun serangan City – antara lain dua umpan terobosan untuk Sane, namun peluang demi peluang terus terbuang.

Kemudian Foxes mendapatkan sepak pojok, bola dibuang oleh Sane dan jatuh ke kaki Ricardo Pereira yang melepas tembakan roket dan menaklukkan Ederson dari jarak 20 yards.

Pukulan untuk juara bertahan bertambah setelah di penghujung laga Fabian Delph mendapatkan kartu merah karena tekel kerasnya terhadap Pereira.

Secara umum, ini menjadi Natal yang menyedihkan bagi City, dan the Blues wajib segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.

Apa artinya…

City kini berada di posisi tiga Premier League, tertinggal tujuh poin dari Liverpool di puncak dan satu poin dari Spurs.

Apa selanjutnya? 

The Blues melawat ke Southampton untuk membidik hasil positif di laga terakhir Premier League tahun 2018.

Kemudian kita akan memulai tahun baru dengan laga besar kontra Liverpool di Etihad – partai dimana the Blues wajib kembali ke penampilan terbaiknya.