Apa yang terjadi
Dalam guyuran hujan di Turf Moor, City memulai laga seperti biasa, terus mendobrak pertahanan lawan dengan umpan pendek dan dengan cermat menanggulangi taktik pressing tinggi Burnley.
Tuan rumah dibuat seakan mengejar bayangan City ketika Vincent Kompany nyaris berhasil menyambut umpan Bernardo Silva pada menit ke-14 tetapi akhirnya ia malah berbenturan dengan kiper Nick Pope dan kehilangan bola.
Kebuntuan skor akhirnya berubah pada menit ke-22 saat Bernardo Silva mengganti sisi permainan ke kiri dimana Danilo berdiri bebas. Dengan kaki kanan favoritnya, Danilo melepas sebuah tembakan keras melengkung yang bersarang di pojok kanan gawang Pope dan membawa City unggul.
Itu adalah gol yang pantas bagi Danilo mengingat penampilannya yang bagus sepanjang pertandingan.
Sergio Aguero, Ilkay Gundogan dan Raheem Sterling harusnya mampu menggandakan skor saat laga memasuki setengah jam. Sebaliknya Ben Mee bisa saja menyamakan skor andai saja penyelamatan gemilang Ederson tidak terjadi. Kiper asal Brasil itu menepis tembakan jebolan akademi City itu ke sisi kiri gawang sehingga tuan rumah hanya mendapat tendangan pojok.
Aguero mendapatkan beberapa kesempatan untuk menggandakan keunggulan beberapa menit sebelum turun minum – tetapi ia gagal menyundul dengan sempurna serta eksekusi tembakannya dari dalam kotak penalti mampu diblok oleh bek tuan rumah.
Peluang terus berdatangan setelah turun minum dimana Ilkay Gundogan nyaris mencetak gol dalam beberapa kali kesempatan, tetapi tuan rumah bertahan dengan banyak pemain di kotak penalti mereka.
Memasuki menit ke-60, sungguh heran City tidak unggul tiga hingga empat gol di tahap ini mengingat banyaknya peluang bersih yang tercipta – tetapi lagi-lagi penyelesaian akhir yang mengecewakan membuat City harus membayar mahal di akhir laga.
The Blues nyaris kebobolan di menit ke-69 saat serangan Burnley membuat Aaron Lennon lolos di sisi kanan kotak penalti – ia melepas tembakan keras tetapi mampu ditepis Ederson dengan jarinya sehingga bola berbelok keatas dan membentur tiang gawang.
City merespon lewat sebuah serangan balik indah dimana Kyle Walker lolos di sayap kanan dan melepas umpan sempurna kepada Sterling yang tinggal menceploskan bola ke gawang kosong – sontekannya malah melebar dan sang pemain sayap tak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya.
Akhirnya Burnley membalas lewat sebuah umpan panjang yang mampu dieksekusi sempurna oleh tendangan voli Gudmundsson saat laga menyisakan waktu delapan menit.
City harus menerima pil pahit kehilangan dua angka di penghujung laga, dan menjadi bukti bahwa tak peduli seberapa banyak peluang tercipta – semua tidak berarti jika tidak dituntaskan menjadi gol.
Momen kunci
Peluang emas yang dibuang Sterling seakan menjadi pemicu rasa percaya di kubu tuan rumah bahwa mereka mampu memetik sesuatu dari laga ini – tetapi mari kita ingat juga berapa banyak poin yang diraih the Blues via gol Sterling di penghujung pertandingan!
Apa artinya
City memperpanjang jarak menjadi 16 angka di puncak klasemen, tetapi jika Man United menang atas Huddersfield Town maka jarak akan terpangkas menjadi 13 angka.
Pemain bintang: Danilo
Pemain terbaik di lapangan bagi the Blues.
Apa selanjutnya?
Tanpa partai tengah pekan, City mendapatkan jatah libur tiga hari sebelum kembali memulai persiapan pada Rabu sore untuk menghadapi Leicester City.
Kemudian lawatan ke Swiss sudah menunggu di babak 16 besar Liga Champions kontra FC Basel.