Gabriel Jesus mencetak gol dramatis untuk membawa City meraih 100 poin

Apa yang terjadi?

The Blues mencari tiga poin untuk memecahkan rekor Premier League dan melengkapi musim yang indah ini.

Tim tuan rumah mengawali laga dengan baik, sundulan Hoedt yang menerpa mistar di menit ke delapan hampir membuat tim tuan rumah unggul.

Jual-beli serangan terjadi di babak pertama, dengan Kevin De Bruyne dan Leroy Sane memberikan bek lawan mimpi buruk, sementara Southampton sesekali membahayakan lewat serangan baliknya.

Hingga turun minum, The Blues gagal mendaratkan tembakan ke gawang kendati menguasai permainan dengan 71%-29%.

City tanjap gas usai jeda dan John Stones hampir mengkonversi tendangan bebas De Bruyne di menit ke-49, namun bola terlalu deras bagi bek Inggris tersebut.

Lalu di menit ke-55, umpan jeli Bernardo kepada Fernandinho disambutnya dengan tendangan keras di kotak penalti, sayang upayanya masih terlalu tinggi.

Satu jam laga berjalan, The Blues dua kali mendapat peluang lewat Raheem Sterling dan John Stones namun belum juga memecah kebuntuan.

Di menit ke-77, Dusan Tadic hampir membuka keran gol usai tendangannya berhasil melawati Claudio Bravo namun Fernandinho dengan sigap menghadang bola sebelum melewati garis gawang.

Lalu, jauh di masa tabahan waktu, Gabriel Jesus yang menerima umpan Kevin De Bruyne berhasil mengontrol bola dan melambungkan bola melewati McCarthy dan membuat suporter City menggila sekaligus menutup musim indah ini dengan dramatis.

Pemain bintang: Kevin De Bruyne

Asis ke-16-nya musim ini datang di waktu dan momen yang sempurna.

Apa artinya...

City mengakhiri musim dengan 100 poin untuk memastikan selisih poin terbanyak di sejarah Premier League.

Apa selanjutnya?

Dengan berakhirnya musim ini, para pemain dan staf akan menikmati parade keliling Manchester City Centre di hadapan ribuan suporter Blues. 

Lalu, kita harus menunggu hingga bulan Agustus untuk memulai musim baru, dan akan ada juga tur pramusim di AS dan Piala Dunia yang akan digelar di antaranya.