City memastikan satu tempat di Wembley di Piala Carabao untuk musim ketiga berturut-turut, kendati kalah 1-0 dari 10 pemain Manchester United di leg kedua semi-final.

City memiliki dua gol yang dianulir dan melewatkan sejumlah peluang di awal derby ang menegangkan di Etihad.

Tetapi kemenangan 3-1 dari leg pertama terbukti sangat menentukan, dengan pasukan Pep Guardiola unggul 3-2 secara agregat.

 


                        BERAKSI: _Sterling berusaha melepaskan diri dari penjagaan Wan-Bissaka_
BERAKSI: _Sterling berusaha melepaskan diri dari penjagaan Wan-Bissaka_

CITY GAGAL MAKSIMALKAN PELUANG DI AWAL

 

City memulai permainan seolah mereka ingin mengakhiri pertandingan secara keseluruhan secepat mungkin.

Sergio Aguero hampir membuka skor pada menit ke tujuh ketika ia menanduk umpan cungkil Ilkay Gundogan dengan kepalanya namun didorong keluar oleh David de Gea melewati mistar.

Di menit-menit awal, The Reds hanya berusaha bertahan dan De Gea kembali melakukan penyelamatan 10 menit kemudian setelah pertukaran cerdas oleh Aguero dan Raheem Sterling namun kembali dimentahkan.

Namun dalam sepakbola, ini semua tentang mengambil peluang Anda dan United, yang sangat sedikit melakukan serangan, mencetak gol dengan tembakan pertama dan satu-satunya di babak pertama ketika Nemanja Matic melepaskan tembakan rendah melewati Claudio Bravo.

Itu adalah satu-satunya gol di babak awal dan memberikan suasana pertandingan yang cukup menegangkan.

 


                        HAMPIR: De Gea dengan cemerlang menepis tandukan Aguero_
HAMPIR: De Gea dengan cemerlang menepis tandukan Aguero_

 

Ketegangan itu sampai ke para pendukung yang pada gilirannya juga tercermin dalam beberapa operan yang salah.

Namun pada menit ke-58, City memiliki peluang besar untuk menyamakan kedudukan ketika Kevin De Bruyne mengirim Sterling umpan dengan cepat, tetapi setelah menunda tembakannya beberapa kali saat dia memotong ke dalam, dia akhirnya melepaskan tembakannya yang melambung tinggi.

Kyle Walker nyaris mencetak gol dengan tendangan geledeknya pada menit ke-71 tetapi De Gea kembali mementahkannya.

Kemudian Aguero mengejar bola yang hendak dibuang Harry Maguire, lalu jatuh di kaki David Silva, tetapi keputusannya untuk mengumpan bukannya menembak langsung hanya membuat bola di kaki Gundogan berhasil direbut kembali.

 


                        PEMAIN BERBAHAYA: Mahrez berusaha melewati Williams dan mengincar gol penyeimbang.
PEMAIN BERBAHAYA: Mahrez berusaha melewati Williams dan mengincar gol penyeimbang.

 

Sang pencetak gol, Matic, diusir pada menit ke-77 ketika pelanggarannya membuahkan kartu kuning kedua.

Aguero mengira dia berhasil menyamakan kedudkan tak lama setelahnya, tetapi, seperti upaya Sterling di babak pertama, golnya tidak disahkan karena offside.

KEMBALI KE WEMBLEY

City kembali ke Wembley lagi.

Dekade baru baru berusia satu bulan tetapi The Blues telah memulai dengan cara mereka mengakhiri yang terakhir.

Sekarang final pada 1 Maret melawan Aston Villa ada di kantong dan kesempatan untuk mengklaim trofi pertama musim ini.

Jelas, ini adalah kompetisi yang disukai Pep, para pemain dan penggemar City - sekarang tujuannya adalah untuk memenangkannya untuk tahun ketiga berturut-turut.

 


                        RAZZLE DAZZLE: Sterling berhasil melewati De Gea namun tendangannya melambung tinggi.
RAZZLE DAZZLE: Sterling berhasil melewati De Gea namun tendangannya melambung tinggi.

 

MAN OF THE MATCH: BERNARDO SILVA

Tak pernah berhenti berlari, mengejar saat kehilangan bola dan membangun dukungan di kandang.

 


                        INSTRUKSI PEP: Guardiola memberikan instruksi pada Bernardo.
INSTRUKSI PEP: Guardiola memberikan instruksi pada Bernardo.

 

PEP KEMBALI MEMBUAT ORANG BERTANYA-TANYA (LAGI!)

Apakah itu lima bek, empat bek, atau tiga bek?

Untuk kedua kalinya melawan United bulan ini, bos memainkan lini pertahanan ortodoks.

Kyle Walker, Nicolas Otamendi dan Joao Cancelo tampak seperti tiga bek, tetapi kemudian Rodrigo mundur ketika United menyerang dan itu menjadi empat bek.

Sangat menarik untuk menonton langsung dan, sementara Pep tidak pernah takut untuk mencoba hal-hal baru atau pemain dalam peran yang berbeda, itu membuat malam yang mustahil bagi oposisi untuk menebak-nebak bagaimana City akan bermain.

Tentu saja itulah intinya!

REAKSI PEP:

”Hari ini kami bertemu lawan dengan fisik yang luar biasa”

“Dengan Lindelof, Maguire, Shaw, dan betapa bagus mereka bertahan, bersama Matic dan Fred.

“Kami membuat peluang cukup banyak untu mencetak gol dan di fase gugur itulah perbedaannya.

 


                        PEP: Sang boy memberi instruksi dari pinggir lapangan_
PEP: Sang boy memberi instruksi dari pinggir lapangan_

 

“Pada akhirnya kami menerima, seperti biasa, sangat sedikit serangan.

“Gol tercipta dari bola mati dan tendangan ke arah gawang pertama mereka.

“Di babak kedua mereka sekali menendang, tak lebih dari itu.

“Saya benar-benar senang. Selama 180 menit kami bermain, di kedua pertandingan kami lebih baik. Saya sangat puas dengan cara kami bermain dan dengan masalah yang kami miliki di barisan pertahanan, dengan cedera yang kami miliki.

"Saya sangat senang berada di final selama tiga tahun berturut-turut."

APA BERIKUTNYA?

City kembali ke pertandingan Liga Primer pada hari Minggu berkunjung ke London Utara untuk menghadapi Tottenham (kick-off pkl. 23.30 WIB