Manchester City menciptakan sejarah dengan kemenangan 1-0 atas United di dalam derby Manchester pertama Tim Wanita.

Bermain di depan kerumunan 31.213 penonton – memecahkan rekor di Women Super League – City berhasil unggul setelah babak pertama yang ketat untuk memulai musim dengan kemenangan penuh sejarah.

 

Gol cantik Caroline Weir dari jarak 25 membuat perbedaan, sebuah usaha yang membuat jantung berdegup kencang masuk ke pojok kiri atas gawang yang membuat Mary Earps tak berdaya menjaga gawang United.

 

 

Apa yang terjadi

 

Peluang besar pertama dimiliki United. Mantan striker City Jane Ross mendapat bola yang masuk dari sisi kiri, tetapi tendangan first-timenya dari jarak lima meter berhasil diselamatkan oleh Ellie Roebuck, kiper City yang entah bagaimana menepis bola menjauh saat mengarah ke sudut atas.

 

Itu adalah momen kecemerlangan dari Roebuck yang mempertahankan keseimbangan, meskipun City berada di luar tempo pada awal pertandingan.

 

Kami sedikit kesulitan untuk menciptakan peluang emas, tetapi langkah bagus dimulai oleh Keira Walsh, beberapa kali permainan kreatif dilakukan anak asuhan Cushing, berujung dengan Weir yang memaksa Mary Earps melakukan penyelamatan yang baik dari tedangan jarak jauh.

 

Itu sepertinya mengangkat semangat City. Beberapa saat kemudian, United gagal menghalau tendangan bebas Georgia Stanway dan bola jatuh ke Janine Beckie, tetapi dia memilih untuk mencoba menendang dengan kaki kanan ketika kiri tampaknya merupakan pilihan yang lebih baik. Itu peluang besar yang terlewatkan.

 

Namun, City akhirnya menemukan ritme.

 

Babak kedua dimulai dengan luar biasa bagi tim tuan rumah. Sebuah bola lepas dari belakang dihadang oleh Weir, yang melaju ke depan dan melepaskan tendangan kaki kiri yang luar biasa dan melesak ke sudut atas gawang dari jarak 25 meter. Itu adalah momen dengan kualitas luar biasa yang sesuai dengan tajuk pertandingan yang begitu megah.

City tiba-tiba terlihat menikmati pertandingan, dan sebuah serangan balik cepat membuat Beckie harus berlari hampir sepanjang lapangan sebelum melakukan usaha yang hanya melewati mistar gawang.

 

United hampir menyamakan kedudukan ketika upaya Jackie Groenen yang berbelok bergulir melewati Roebuck - tetapi bola membentur tiang dan sang kiper City mengamankan bola.

 

Sebuah rasa lega dan sorak-sorai besar menyambut peluit panjang berbunyi. Ini bukan permainan City yang terbaik namun ini adalah momen penting dan ujian, tetapi kami menemukan cara untuk menang.

 

 

Pemain Terbaik: Caroline Weir

 

Ancaman pasti dan gol yang luar biasa. Dia tidak akan melupakan pertandingan ini dengan cepat.

 

Penghargaan khusus juga untuk Beckie, yang tampil berbahaya sepanjang laga dan Roebuck, yang melakukan penyelamatan penting di babak pertama.

 

 

Apa artinya

 

City telah membuka musim WSL baru dengan tiga poin, awal yang sempurna untuk sebuah tim dengan inspirasi untuk mendapatkan kembali trofi yang terakhir kami menangkan di 2016.

 

Tapi mungkin yang lebih penting adalah atmosfer kemenangan. Derby Manchester wanita pertama, yang dimainkan di depan lebih dari 30.000 penonton di Stadion Etihad, memunculkan perasaan yang luar biasa.

 

Para pemain City telah memastikan bahwa mereka akan selamanya diingat oleh para penggemar dan juga buku catatan rekor serta sejarah.

 

WATCH: Access All Areas: Counting down to the Derby...

Berikutnya

City akan melakukan perjalanan ke Swiss minggu ini untuk menghadapi Lugano di Liga Champions, sebelum laga WSL Minggu depan dengan bertandang ke Reading.

 

Musim telah dimulai dan pertandingan akan silih berganti dengan cepat, tetapi Cushing, yang merekrut tujuh pemain baru selama selama musim panas, telah membentuk skuad kelas atas yang mampu menahan tuntutan bersaing di empat besar.

 

Awal baik yang sangat penting, dan skuad akan didorong  oleh kemenangan bersejarah mereka hari ini atas rival sekota Manchester United.