Musim 2019/20 jelas menjadi musim yang tak akan dilupakan Raheem Sterling, raihan rekor gol pribadi menjadi tajuk utama dalam pemberitaan di seluruh dunia saat ia berhasil membuat gol ke-100 nya bagi City setelah lima musim bersama klub.

Raz, yang baru berusia 25 tahun menjadi andalan lini depan City musim ini, terlebih saat striker asal Argentina kami, Sergio Aguero, harus menepi karena cedera. Catatan 20 gol dirinya pun menjadi raihan terbaik sang penyerang sayap dalam satu musim Liga Primer.

Perjalanan karirnya bersama tim Biru Langit membuat kapasitasnya sudah tidak diragukan lagi baik di level klub ataupun internasional bersama tim nasional Inggris.

Berikut lima hal yang mungkin belum Anda ketahui dari karir pemain kelahiran asli Jamaika sejauh ini.

Belanja - beli jersey sterling musim 2020/21 kami

HAT-TRICK UNIK STERLING

Selama lima musimnya bersama City, Raheem berhasil membuat lima kali hat-trick. Yang pertama tercipta di musim pertamanya bersama City saat menghadapi Bournemouth dan yang kedua di musim 18/19 pada bulan Maret saat menghadapi Watford.

Pada musim hujan golnya, Sterling berhasil buat tiga hat-trick, dua di Liga Primer dan satu di Liga Champions. Trigol nya saat City menghadapi Brighton & Hove Albion pada 11 Juli 2020 memiliki cerita berbeda, ia membuat gol dengan dua sundulan dan satu tendangan dari luar kotak penalti, hal itu menjadikannya pemain ketiga yang pernah mencetak tiga gol atau lebih dalam satu pertandingan dengan dua sundulan dan satu gol dari luar kotak penalti. Dua pemain lainnya adalah Gary Speed (November 1996) dan Giorginio Wijnaldum (Oktober 2015).

GAWANG TIM ITALIA KORBAN DI UCL

Saat ini Raheem sudah mencetak total 20 gol bagi Manchester City sejak ia turun di pertandingan Liga Champions bersama klub. Uniknya enam dari seluruh golnya tersebut di ciptakan ke gawang tim asal Italia, meskipun hanya tercipta mealwan dua tim, tapi catatan gol tersebut terbanyak dibanding melawan tim dari negara lain di kompetisi tertinggi antar klub Eropa tersebut.

Enam gol tersebut ia ciptakan saat City menghadapi Atalanta (4) dan Napoli (2).

Sedangkan gol Sterling lainnya dibagi melawan Sevilla (1), Borussia M’gladbach (2), Dinamo Zagreb (1), Real Madrid (1), Tottenham Hotspur (2), Schalke 04 (2), Shakhtar Donetsk (2), Feyenoord (1), Monaco (1), Celtic (1).

PEMAIN INGGRIS PERTAMA DALAM 39 TAHUN DENGAN 100 GOL UNTUK CITY

Raheem berhasil menjadi orang Inggris pertama yang mencetak 100 gol untuk Manchester City sejak tahun 1981. Pemain asal Inggris terakhir yang berhasil buat 100 gol Man City adalah Dennis Tueart.

Gol ke-100 yang ia buat saat melawan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions juga menandakan dirinya sebagai pemain keenam Inggris yang berhasil membuat 20 gol atau lebih di Liga Champions. Winger berusia 25 tahun itu menyamai torehan kompatriotnya di skuad The Three Lions, Harry Kane, yang menempati urutan kelima.

WEST HAM FAVORIT STERLING

West Ham United ternyata menjadi lawan favorit pemain bernomor punggung 7 ini, selama berkiprah di Liga Primer, ia sudah total terlibat dalam terciptanya 15 gol melawan the Hammers, terbanyak dibanding tim lain di antara 26 klub EPL yang pernah dibobol oleh Sterling.

Delapan gol berhasil ia ciptakan sendiri, sedangkan ia berhasil mengkreasikan tujuh gol lainnya melawan tim asal London tersebut dari 12 penampilannya melawan mereka. Sebuah catatan menarik adalah hat-tricknya melawan West Ham United di laga perdana musim ini, tiga gol nya menjadikan Sterling pemain pertama sejak Didier Drogba pada musim 2010/11 yang berhasil buat tiga gol di laga pembuka musim.

LIMA KELAS TIMNAS

Meski bukan berkebangsaan asli Inggris, sang pemain sudah membela tim nasional negara di mana ia tumbuh dari usia muda. Meski pada awalnya ia tidak menutup kemungkinan membela timnas negara asalnya Jamaika, ia terbukti menjadi punggawa penting Inggris di banyak turnamen Internasional hingga saat ini.

Ia sendiri sudah merasakan bermain di lima level berbeda, mulai dari U-16, U-17, U-19, U-21 dan level senior. Mulai dari laga persahabatan hingga menjadi bagian dari skuad Piala Eropa dan Piala Dunia U-17 pernah ia rasakan di level remaja.

Di level senior ia sudah dipanggil sejak September 2012 untuk kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Ukraina, namun baru melakukan debutnya di bulan November saat bertemu Swedia di laga persahabatan. Kini ia sudah mencetak total 13 gol, termasuk gol penalti kemenangan dalam ajang UEFA Nations League terakhir.

Anda bisa mendapatkan konten City eksklusif dengan langganan CITY+. Cari tahu lebih lanjut dan daftar di sini.