Bernardo Silva mengatakan dia mencurahkan waktu luangnya untuk hasratnya yang jauh dari sepak bola sementara pertandingan ditangguhkan karena wabah COVID-19.

Gelandang Manchester City telah kembali ke Portugal untuk bersama keluarganya dan sementara menjaga kebugarannya tetap menjadi yang utama, ia percaya situasi saat ini adalah kesempatan yang sempurna untuk berkembang dalam aspek lain dari hidupnya juga.

CITY+ | Gratis untuk Cityzens sampai sepakbola kembali bergulir

Kemampuannya di dapur adalah salah satu bidang yang ingin ia tingkatkan, tetapi pemain berusia 25 tahun ini juga mengungkapkan ia memiliki minat yang besar dalam musik dan telah menghabiskan waktu di rumah dengan berlatih piano.

“[Saya sudah] menonton Netflix, banyak olahraga di siang hari, bermain piano dan belajar cara memasak yang lebih baik,” katanya dalam wawancara langsung di saluran Instagram City.

“Teman-teman saya adalah koki yang sangat baik, jadi mereka telah mengajari saya banyak hal. Sudah waktunya untuk mencoba dan menikmati diri sendiri di rumah dan itulah yang saya coba lakukan.

“[Bermain piano saya] tidak terlalu bagus tapi saya mencoba yang terbaik dan saya banyak berkembang. Ini adalah cara yang baik untuk menghabiskan waktu saya dan tetap terhibur dan saya senang dengannya.

“Saya sudah mulai sebelumnya, mengambil les di pusat kota Manchester. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk banyak berlatih dan saya berkembang.”

WATCH: Tunnel Cam Supercut!

Bernardo bertekad untuk mengambil hal-hal positif dari apa yang ia akui merupakan situasi sulit bagi semua orang di seluruh dunia.

Dia menikmati kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya, tetapi dia merindukan rekan satu timnya, terutama Benjamin Mendy dan Joao Cancelo.

Pada dasarnya, dia berharap untuk kembali beraksi dan percaya bahwa istirahat akan bermanfaat bagi skuad City dan, setelah memiliki kesempatan untuk merenungkan hidup tanpa sepakbola, dia merasa kita semua akan menghargainya dan segala hal lain dalam hidup kita sedikit lebih berarti setelah ini selesai.

"Tidak ada keraguan tentang itu (ada hal positif)," tambahnya.

“Bisa dibilang ini semacam liburan kami. Kami dapat sedikit beristirahat, untuk mencoba dan menyadari secara pribadi apa yang belum kami lakukan dengan baik belakangan ini.

“Di satu sisi itu bagus, tidak hanya bagi kami sebagai pemain sepak bola tetapi juga bagi semua orang. Ini adalah situasi yang mengerikan tetapi, pada saat-saat ini, Anda menyadari betapa beruntungnya Anda dalam kehidupan normal Anda ketika Anda memiliki segalanya.

“Ketika Anda memiliki segalanya, dan Anda kehilangan segalanya maka Anda mulai memaknai nilai dan Anda mulai berpikir betapa beruntungnya Anda dalam kehidupan normal.

“Setelah ini saya pikir orang akan lebih menikmatinya. Bukan hanya sepakbola tetapi hal-hal kecil dalam hidup.

“Generasi saya dan generasi orang tua saya, tidak ada yang pernah mengalami virus seperti ini. Semua orang akan menghargai segalanya sedikit lebih nanti.”