Gabriel Jesus berkata bahwa dia senang bermain di mana pun ketika sepak bola nanti kembali seperti semula.

Pemain asal Brasil ini telah memainkan sebagian besar karir City nya sebagai striker tetapi Ia senang bermain di sayap jika diperlukan - posisi yang sebenarnya dia khususkan untuk sebagian besar karir mudanya.

Dan dengan City dianugerahi beberapa penyerang terbaik dunia seperti Sergio Aguero, Raheem Sterling, Riyad Mahrez, Leroy Sane dan Bernardo, Jesus nyaman masuk ke dalam peran apa pun yang menurut Pep Guardiola cocok.

“Saya tidak punya preferensi, tetapi sebagian besar hidup saya, saya bermain sebagai pemain sayap atau striker kedua, tidak pernah sebagai striker utama,” ungkap Jesus pada wawancara langsung di Instagram dengan legenda Brasil, Ronaldo.

CITY+ | Gratis untuk Cityzens sampai sepakbola dilanjutkan

“Setelah 2016 saya memainkan beberapa pertandingan seperti itu dan setelah itu, saya mulai bermain sebagai striker klasik.

“Sebagian besar waktu saya di City adalah sebagai penyerang, tetapi saya juga bermain melebar di beberapa pertandingan.

“Melawan Real Madrid saya bermain di sayap. Biasanya, ketika saya mulai sebagai striker, secara alami saya cenderung memilih sisi sayap.

“Kadang-kadang saya dimarahi, tetapi saya terus melakukannya! Di City Anda harus tetap lebih ke tengah karena gelandang menciptakan banyak peluang, tetapi saya tidak selalu melakukan itu! "

Bicara tentang Real Madrid mengirimkan percikan kegembiraan di kalangan penggemar City sebagaimana dunia menunggu sepak bola untuk kembali dilanjutkan.

Meskipun belum ada tanggal yang ditetapkan di Liga Primer atau kompetisi Eropa untuk dimulainya kembali, itu adalah salah satu pertandingan 2019/20 yang tersisa yang ditunggu oleh City dan Gabriel.

"Kami memiliki pertandingan kedua melawan Madrid yang akan datang dan itu akan sangat luar biasa," katanya.

“Leg pertama sudah dan itu merupakan kejutan bagi kami, karena permainan kami sangat menyerang.

“Kadang-kadang, di Liga Champions, kami gagal bertahan, menahan tekanan lawan.

“Bermain melawan Real Madrid di Bernabeu, 20, 25 menit pertama sangat sulit, Vinicius di satu sisi, Benzema, Isco, Modric ... itu rumit.

“Kami memiliki beberapa peluang tetapi kebobolan lebih dulu. Kemudian kami bisa menekan dan mengubah permainan sesuai keinginan kami. "

Jesus telah mencetak 63 gol untuk City dari hanya 138 penampilan - tidak jauh dari gol setiap pertandingan lainnya - dan ia percaya bermain di bawah Pep Guardiola akan terus membantunya meningkat sebagai pemain di tahun-tahun mendatang.

"Pep sangat intens," katanya. “Hal utama yang Anda perhatikan adalah keinginannya untuk menang, dia tidak pernah mengatakan langsung tetapi untuk kebaikan kita sendiri.

“Dan dia suka bekerja dengan anak-anak muda dan membantu mereka berkembang, itulah salah satu alasan mengapa saya datang.

“Saya sangat senang memilih tim saya dengan benar, dengan skuad, pemain, pelatih yang sangat berkualitas.

 

"Penerimaan yang saya terima dari semua orang di Klub dan para pendukungnya juga sempurna."