Tim Pria

Kegagalan Liga Primer Yang Menambah Rasa Lapar Akan Gelar - Sterling

Kegagalan Liga Primer Yang Menambah Rasa Lapar Akan Gelar - Sterling
Raheem Sterling mengatakan frustrasi kehilangan gelar Liga Primer untuk menjadi yang ketiga beruntun malah memicu keinginan City untuk habis-habisan dan mengamankan treble Piala yang terkenal dengan mengamankan Piala FA dan Liga Champions.

Sterling dan rekan-rekannya di City dalam bentuk yang baik sejak dimulainya kembali tsepak bola bulan lalu setelah hiatus tiga bulan karena pandemi COVID-19.

Pemain sayap Inggris ini dalam performa terbaiknya melawan Liverpool pada hari Kamis, memenangkan penalti, mencetak gol dan membuat upaya lain yang dibelokkan ke dalam gawang oleh pemain lawan saat ia membantu City untuk menghancurkan juara yang baru saja dinobatkan 4-0 di Etihad.

Dengan Piala Carabao yang sudah diamankan, tim asuhan Pep Guardiola membidik dua trofi tersisa dengan harus fokus melewati semi-final Piala FA melawan Arsenal dalam dua minggu dan penentu 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid yang juga sudah berada di cakrawala.

DONASI SEKARANG | Cityzens Giving for Recovery

Dan, ketika dia melihat ke depan untuk sisa musim yang ada, Sterling percaya cara kemenangan atas Liverpool kami - bersekutu dengan rasa ‘lapar’ kolektif dalam skuad untuk meraih gelar - hanya menambah hasrat untuk meraih lebih banyak baik kesuksesan antara sekarang dan akhir Agustus.

"Mudah-mudahan, kita bisa menyelesaikannya dengan masuk final Piala FA dan final Liga Champions," kata Sterling.

“Kami tim yang gagal di Liga Primer dan kami harus terus berusaha untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa di semua kompetisi dan itu adalah Piala FA dan Liga Champions.

WATCH: Sterling: Garcia a fantastic prospect

“Sulit melihat Liverpool merebut gelar dari kami, tetapi mereka brilian sepanjang tahun.

“Pada hari Kamis, itu hanyalah pertandingan lain, tapi itu adalah kesempatan untuk menyelesaikan musim dengan baik. Di Liga Primer kami harus memenangkan semua pertandingan kami dan berakhir dengan sukses di Piala FA dan Liga Champions.”

Karena diadu dengan bekas klubnya, Sterling menunjukkan penampilan luar biasa secara menyeluruh dan itu disetarakan oleh rekan-rekannya yang lain sehingga menampilkan City yang tajam.

CITY+ | Daftar untuk dapatkan konten eksklusif

Dan pemain berusia 25 tahun mengakui itu adalah sumber kebanggaan pribadi dan profesional yang sangat besar untuk mencapai target melawan tim Jürgen Klopp - bahkan jika panel ajudikasi gol Liga Primer memutuskan bahwa Alex Oxlade-Chamberlain akan dikreditkan dengan gol bunuh diri untuk serangan terakhir City - sehingga Raheem akan gagal catatkan brace di laga tersebut.

"Saya piker anak-anak (pemain) tampil brilian, kita bertarung sejak menit pertama," Sterling merenung.

"Mereka [Liverpool] fantastis sepanjang tahun, mereka pantas memenangkan liga.

WATCH: City v Liverpool: Cuplikan Sudut 360-Derajat True View

"Kami belum mencapai standar yang seharusnya, tetapi kami melakukan perlawanan [pada Kamis malam] dan kami tidak bisa membiarkan mereka menang dengan mudah.

"Itu hasil yang bagus. Sejak menit pertama, para pemain tampil brilian. Mereka memiliki beberapa peluang tetapi ketika peluang kami datang, kami memanfaatkan peluang kami.

“Selalu perasaan yang menyenangkan ketika Anda mencetak gol. Melawan tim yang brilian selama beberapa tahun terakhir, jadi bagus untuk mencetak gol melawan mereka.

 

"Yang bisa saya katakan (tentang gol bunuh diri) adalah bahwa itu adalah assist hebat dari Kevin (De Bruyne), dan saya akan mengirim email ke Liga Primer untuk mencoba dan mendapatkan gol itu!"

lihat semua partner klub

Mancity.com

31?