Dari tanah tak terpakai hingga menjadi stadion yang menyelenggarakan pertandingan-pertandingan besar, kunjungan Raja George V dan kemudian menjadi abu, kisah stadion kendang selama 36 tahun untuk City yang diwarnai dengan kemenangan dan kesedihan.

Saat itu masih menjadi hari-hari awal dalam kehidupan Manchester City Football Club dan kembali pada tahun 1887, Klub beroperasi dengan nama Gorton FC dan akan terus memakai nama yang sama selama tujuh tahunnya.

 

Tetapi klub Manchester yang sedang berkembang membutuhkan rumah baru setelah sebelumnya memakai tempat di Manchester Timur dan ketika sepetak tanah dilihat sesuai dekat dengan Hyde Road Hotel, pendekatan dilakukan kepada pemilik tanah.

 

Area tanah milik perusahaan kereta api dan setelah negosiasi antara agen dan pejabat klub (diyakini pemain Walter Chew dan manajer masa depan Lawrence Furniss), masa sewa tujuh bulan disepakati untuk jumlah yang diperkirakan sebesar £10.

 

Galloway Engineering Works terdekat menyediakan bahan-bahan untuk membuat tempat standar bagi sebuah klub, yang karena perubahan lokasi, berubah nama menjadi Ardwick FC.

 

Tanah, dengan demikian, memiliki fasilitas yang sangat sedikit dan para pemain harus menggunakan Hyde Road Hotel (yang juga berfungsi sebagai pusat administrasi) untuk berganti pakaian sebelum dan sesudah pertandingan, tetapi meskipun demikian, Ardwick FC memiliki stadion kandang.

 

 

WATCH: City DNA #19: Mr Manchester City: Alex Williams

 

Tribun dengan 1000 kursi pertama didirikan pada tahun 1888 dan dibayar oleh Chesters Brewery sebagai imbalan atas apa yang secara teknis sebagai paket sponsor yang memungkinkan pembuat bir tersebut untuk menjual alkohol di dalam stadion.

 

Meskipun Ardwick bergabung dengan Liga Sepakbola pada tahun 1892, masalah keuangan dan masalah lainnya, pada tahun 1894, Manchester City FC dibentuk dari abu Ardwick FC dengan Hyde Road menjadi kendang dari klub Manchester yang bernama baru.

 

Selama beberapa tahun berikutnya, fasilitas Hyde Road ditingkatkan secara bertahap, dengan ruang ganti yang dibangun pada tahun 1896, tribun baru pada tahun 1898 dan dengan peningkatan lebih lanjut, pada tahun 1904 ia memiliki kapasitas 40.000 dan dianggap layak untuk menjadi tuan rumah semifinal Piala FA 1904 antara Newcastle dan The Wednesday.

 

 

Pada tahun 1910, tiga sisi Hyde Road yang terbuka memakai atap untuk pertama kalinya yang memungkinkan 35.000 penggemar City menghindari gerimis Mancunian ketika hujan turun. Tetapi dengan semua peningkatan, akses dan sekeliling Hyde Road masih buruk dan, dalam cuaca buruk menjadi sangat berbahaya.

 

Jumlah penonton besar juga menyebabkan masalah keamanan yang sulit untuk diawasi saat pertandingan Piala FA 1913 dengan Sunderland menarik lebih dari 41.000 penggemar, meskipun perkiraan pada saat itu menyebutkan angka itu beberapa ribu lebih tinggi dan dengan kelebihan jumlah penonton memaksa pertandingan untuk ditinggalkan.

 

WATCH: City DNA #18: The King of the Kippax

 

Peningkatan keamanan lebih lanjut dilakukan antara 1912 dan 1914, meskipun Perang Dunia Pertama membuat Hyde Road menjadi rumah bagi 300 kuda karena sepak bola harus terhenti.

 

Meskipun City hampir terus berkembang di Hyde Road, pada tahun 1920 kunjungan Raja George V menjadikan kendang The Blues sebagai tempat sepak bola pertama di luar London yang dikunjungi oleh raja yang berkuasa, tetapi pada bulan November tahun itu, nasib tanah tua itu semuanya tertutup rapat.

 

Api menelan tribun utama dan mengubahnya menjadi kerangka yang hangus, kerangka, menghancurkan banyak catatan Klub, akun dan menutup kehidupan Nell, anjing setia Klub.

 

Sebuah surat kepada para pemegang saham berbunyi: "Karena kebakaran hebat yang terjadi di kendang Klub pada tanggal 10 November lalu, ketika sebagian besar buku dan surat kabar utama yang berkaitan dengan Klub telah hancur."

 

Api yang dimaksud adalah api bencana yang benar-benar memusnahkan tribun utama Hyde Road. Tanggal pada surat dari manajer Ernest Mangnall, bagaimanapun, bertentangan dengan laporan arsip lainnya yang menunjukkan itu adalah hari setelah Guy Fawkes Night - 6 November.

 

Catatan yang berasal lebih dari 20 tahun lalu tidak tergantikan, tetapi mengingat intensitas kobaran api, itu mungkin merupakan keajaiban kecil hanya nyawa Nell yang hilang.

 

 

Penyebabnya diyakini adalah sebuah puntung rokok, bukan percikan api unggun atau kembang api.

 

Meskipun The Blues tetap di Hyde Road selama beberapa tahun lagi, kobaran api membantu mempercepat proses meninggalkan ‘rumah’ untuk selamanya dengan stadion di Maine Road pun selesai dan beroperasi tepat waktu untuk musim 1923/24.

 

Hyde Road dihancurkan segera setelah City pergi ke Moss Side dan 36 tahun sejak ditinggalkan tak lebih dari setumpuk lumpur dan puing.