City harus bangkit setelah tertinggal 0-1 terlebih dahulu sebelum membalas dengan dua gol untuk menang 2-1.

‘’Liverpool menunjukkan tekad bahwa mereka ingin memenangi Liga Primer musim ini,’’ katanya. ‘’Kami tahu persis sebelum pertandingan bahwa kami harus bekerja keras untuk mendapatkan tiga angka ini.’’

Pemain-pemain depan Liverpool diakui Zabaleta menyulitkan dan membuat lini belakang City beberapa kali melakukan kesalahan.

‘’Mereka punya pemain bagus di depan dengan kualitas luar biasa. Suarez dan Sterling, lalu Coutinho dan Henderson masuk dari lini kedua, sangat bagus. Mereka tampak percaya diri.’’

Namun Zabaleta dan para pemain belakang City lainnya juga memetik kepuasan tersendiri.

‘’Suares adalah salah satu striker terbaik di dunia. Ia sedang bagus penampilannya. Terkadang sebagai pemain bertahan anda tidak ingin menghadapi mereka yang luar biasa ini. Tetapi kalau anda bermain melawan mereka dan mereka tidak mencetak gol, rasanya memuaskan untuk pemain bertahan.

Setelah pertandingan lawan Liverpool, City akan turun kembali ke lapangan melawan Crystal Palace dalam waktu kurang dari 48 jam. Zabaleta mengatakan ia dan pemain City telah melupakan kemenangan lawan Liverpool ini dan berkonsentrasi untuk pertandingan melawan Crystal Palace.

‘’Sungguh ini luar biasa dan hanya terjadi di persepakbolaan Inggris. Kami harus bertanding lagi dalam waktu 48 jam. Apa boleh buat kami hanya harus mempersiapkan diri. Kemungkinan manajer akan melakukan beberapa pergantian pemain. Dan kami semuanya hanya harus siap.’’

Ia sendiri tidak begitu yakin apakah akan diturunkan melawan Crystal Palace. Karena untuk pertandingan melawan Liverpool ini ia mengambil risiko sangat besar menyusul cedera urat paha belakang yang terjadi dalam pertandingan melawan Leicester kurang dari dua minggu lalu.