quote linkedin dugout

First Team News

Video 1 Galeri

50 tahun Pemain Terbaik Tahunan MCFC: Bagian 2

Di bagian kedua dari 50 tahun gelar MCFC Player of the Year, kita lihat sepuluh pemenang lanjutan sepanjang musim 1976-1985...

1975-76:Joe Corrigan

Sedikit pemain yang mampu membalikkan situasi negatif sebaik Joe Corrigan.

Kepercayaan diri dan berat badannya sedikit bermasalah di masa-masa awalnya di City sebagai the Blues nomor 1.

Namun semuanya berakhir saat Keith MacRae bergabung - ia menghabiskan tahun-tahun terbaiknya dengan diet dan berlatih keras sehingga ketika ia kembali ke tim utama, ia mampu mempertahankan tempatnya selama delapan tahun ke depan.

Meraih kepercayaan dari para suporter adalah perjalanan terakhirnya dan ia pantas memenangkan penghargaan musim '75/76.

1976-77: Dave Watson

Ketika Anda berpikir tentang raksasa di pertahanan, Dave Watson muncul di benak.

Kuat di udara dan mantap dalam tekel, para penyerang sadar mereka dalam pertempuran ketika berhadapan dengan pemain bernomor punggung 5 ini.

Batu karang di pertahanan Blues, Watson bermain apik selama musim '76/77 dan salah satu alasan City meraih gelar juara - sebuah usaha yang dihadiahi Player of the Year.

1977-78: Joe Corrigan

Anugerah Player of the Year kedua dalam tiga tahun bagi 'Big Joe' yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di Inggris.

Tidak beruntung karena berada di masa yang sama dengan Ray Clemence dan Peter Shilton, ia dengan mudah menjadi pemain no.1 Inggris di era yang lain.

City menyudahi musim '77-78 di posisi empat, Big Joe adalah salah satu alasan di balik gemilangnya musim itu. Dan itu adalah penghargaan terakhirnya.

1978-79: Asa Hartford

Gelandang dinamis Asa Hartford memadukan kerja keras dan ketekunan menjadi kesuksesan.

Pemain internasional Skotlandia ini adalah bagian dari skuat City di akhir 70an dan walaupun musim '78-79 tidak berjalan baik bagi klub, Hartford selalu dapat dipercaya dan pantas mendapatkan trofi MCFC Player of the Year.

Dengan 55 penampilan di semua kompetisi, Hartford pantas dinotbakan oleh para fans - walaupun ia menjadi bagian dari proyek cuci gudang Malcolm Allison dan dijual ke Nottingham Forrest di musim panas.

1979-80: Joe Corrigan

Warisan dari konsistensinya, Corrigan meraih penghargaan ketiganya dalam lima tahun usai berakhirnya musim sulit.

Big Mal menjual beberapa pemain besar dan berpengalaman namun Corrigan bukan salah satunya.

Kehebatan dan keberanian Big Joe membuat City terhindar dari relegasi selama musim yang sulit dan Player of the Year adalah hadiah untuk kontribusinya musim itu.

1980-81: Paul Power

Pahlawan tanpa tanda jasa selama beberapa musim, Power menjalani perannya sebagai gelandang dan bek sayap dengan profesionalisme.

Tidak ada yang instan, hanya kerja keras dan ketekunan yang membawanya ke dalam tim.

Gol krusialnya menuju final FA Cup 1981 mungkin meraih vote musim ini, sang kapten melepas tendangan bebas melengkung ke pojok atas gawang di menit ke-100 semifinal FA Cup melawan Ipswich Town.

1981-82: Tommy Caton

Salah satu penemuan Malcolm Allison, Tommy Caton melakoni debutnya di usia 16 tahun dan tetap berada di tim City selama empat musim kedepan.

Bek tengah bertalenta dengan tendangan geledek, Caton menjadi pemain termuda yang mengemas 100 pertandingan selama musim '81-82 di usia 19 tahun dan lima bulan dan ia juga bermain untuk timnas Inggris.

Ia adalah bagian dari skuat City yang memuncaki papan klasemen usai natal namun finis di posisi 10, ia tetap menjadi pemenang termuda MCFC Player of the Year award.

1982-83: Kevin Bond

Cukup adil untuk mengatakan bahwa fans City memberi Kevin Bond beban berat saat direkrut oleh ayahnya John, manajer City saat itu.

Bond sesekali menggantikan idola Nicky Reid dan membuat sang bek tengah menjadi 'penjahat' di mata beberapa pihak.

Butuh waktu bagi Bond untuk membungkam kritiknya, namun fans City bukanlah apa-apa jika mereka tidak berada di belakang para pemain yang siap bertarung dengan.

Bond tetap bekerja keras, suara-suara penolakan semakin berkurang dan ia dianugerahi Player of the Year di akhir musim.

1983-84: Mick McCarthy

Disebut sebagai salah satu bek terbaik diluar divisi papan atas, City bergerak mulus untuk mengamankan jasa bek tengah Barnsley Mick McCarthy.

Manajer baru Billy McNeill pemain Yorkshire ini sebagai pemimpin ideal untuk mengembalikan Blues ke Divisi Satu dan ia terbukti tepat - walaupun butuh semusim lagi untuk meraihnya.

McCarthy adalah bek lawas yang bermain dengan hati dan tanpa kompromi dan fakta bahwa ia memenangkan penghargaan Player of the Year di tahun pertamanya bersama City berbicara sangat lantang.

1984-85: Paul Power

Bukti lain mengapa fans City menyebutnya 'Mr Dependable', penghargaan kedua Player of the Season datang di musim ke-10 nya bersama City.

Ini terbukti sebagai musim penghujungnya berseragam biru langit, namun ia sekali lagi mempimpin the Bues dengan kebanggaan dan dedikasi selama musim '84-85 yang berakhir dengan promosi ke divisi tertinggi di hari terakhir, dan melampaui 400 partai selama proses berjalan. 

Baca bagian 1 disini

Gambar Spesial

Musim super Sergio

First Team News

50 tahun Pemain Terbaik Tahunan MCFC: Bagian 1

First Team News

Gabriel Jesus: Statistik 2016/17