Gundogan harus bersaing dengan banyak bintang untuk satu tempat di lini tengah City, tetapi ia mampu mencatatkan 44 penampilan pada musim ini.
Gundogan berkata: “Sangat mendebarkan bisa berlatih diantara pemain-pemain bagus. Bersaing dengan mereka berarti mendorong diri saya ke batas yang lebih tinggi dalam setiap sesi latihan.
“Saya rasa ini menjadi benefit untuk kami semua. Dalam musim yang panjang dan kompetisi yang berbeda, semua orang memainkan peran mereka.”
Baik Gundogan dan bos City Pep Guardiola memiliki segudang pengalaman di Bundestliga, tetapi Gundogan merasa Premier League menyajikan persaingain yang lebih sulit.
Setelah menjuarai Piala Liga dan Premier League dengan skuat yang relatif muda, pemain berusia 27 tahun itu merasa fondasi telah ditanamkan untuk kesuksesan bertahun-tahun ke depan.
“Meski beberapa pemain kami telah pernah menjuarai (Liga dan Piala Liga) sebelumnya ini merupakan gelar pertama kami sebagai grup pemain di bawah manajer yang baru.
“Langkah itu selalu sulit tetapi kami telah bekerja keras sepanjang musim dan kami bahagia bisa mencapainya. Kami telah berkembang bersama dan ada banyak potensi. Yang harus kami lakukan sekarang adalah bekerja keras dan percaya pada kemampuan kami untuk terus meraih kesuksesan.”
“Saya pikir ia (Pep) adalah salah satu pelatih terbaik di dunia dan saya sangat bersyukur bisa bekerja dengannya. Tetapi kompetisi di Premier League jauh lebih sulit ketimbang Jerman.
“Kami punya lima hingga enam tim yang mampu menjuarai liga dan itu membuatnya menjadi sangat-sangat sulit. Tetapi kami ambisius dan selalu membidik untuk menang di setiap laga.
“Jika kami terus melanjutkan mentalitas ini maka tidak ada alasan kami tidak bisa melanjutkan (kesuksesan). Kami (ia dan Pep) berbagi ide kami tentang sepakbola.
“Setelah saya kembali (dari cedera) ia secara bertahap memberikan saya waktu lebih banyak di lapangan, membuat saya sedikit demi sedikit semakin mencapai penampilan terbaik saya.
“Ia percaya kepada saya dan saya bahagia saya mampu membayarnya pada musim ini. Dulu ia adalah pemain hebat, ia pernah berada di posisi kami. Ia selalu meminta 100 persen, di setiap sesi latihan, setiap pertandingan.”
Gundogan menjelaskan bahwa ia menghabiskan malam bersama teman dan keluarganya merayakan gelar juara City.
“Saya menghabiskan malam yang indah bersama keluarga dan teman saya di rumah. Itu adalah momen hebat untuk saya – gelar Premier Leagu pertama saya. Jelas saya sangat bahagia. Kami telah bekerja begitu keras untuk ini dan ingin memenangkan gelar berarti tergantung kami untuk tampil bagus sepanjang musim. Tidak ada pesta besar bagi saya! Semua saling berkirim pesan dan mengucapkan selamat di grup Whatsapp kami. Tidak ada yang menyangka ini akan terjadi kemarin malam tetapi itu bagus dan saya tidak tahu seluruh tim melakukan selebrasi!”