Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah menumbangkan Southampton 3-1 akhir pekan lalu. Jurnalis Klub rob Pollard melihat kembali poin diskusi dari laga tersebut.

1Efek Ferna

Ia begitu dirindukan.

 

Fernandinhokembali tampil setelah absen selama tiga pertandingan karena masalah paha dan kembalinya Ferna menjadi dorongan besar bagi City, dan tidak butuh waktu lama baginya menunjukkan apa yang hilang selama ini tanpa kehadirannya.

 

Energi, pergerakan, dinamisme, tekel, intersep, dan blok; proteksi yang ia tawarkan untuk empat bek sejajar kita membuatnya tidak tergantikan.

 

Namun disaat bersamaan Ferna juga merupakan pemain dengan teknik luar biasa dan mampu membangun serangan dengan kemampuan umpan panjangnya.

 

Ia merupakan holding midfielder komplet, dan City menjadi tim yang lebih baik dengan keberadaannya.

2Setengah abad Aguero dibawah Pep

Sergio Aguero mencetak gol ketiga City lewat sundulan dari jarak dekat menyambut umpan silang dari Oleksandr Zinchenko, itu menjadi contoh terbaru insting predatornya di dalam kotak penalti. Tidak banyak striker yang lebih baik ketimbang Kun di kotak penalti.

 

Itu berarti ia sudah terlibat dalam proses terjadinya sembilan gol (lima gol dan empat assist) dalam sembilan pertemuan terkahir kontra the Saints.

 

Mungkin yang lebih signifikan, itu merupakan gol ke-50 nya di ajang Premier League dari 72 penampilan sejak Pep Guardiola menukangi City, sebuah statistik yang menggarisbawahi konsistensi dan kemampuan manajemen Pep dalam mengeluarkan potensi maksimal seorang pemain.

 

3 Servis Silva

David Silva kembali memperlihatkan penampilan gemilang, ia kembali memperlihatkan betapa pentingnya keberadaannya di tim ini.

Ia menjadi sumber kreatif kita dan melihat jika melihat statistiknya dari pertandingan ini akan membuktikan pengaruhnya. Ia mencetak gol pembuka, menciptakan empat peluang bersih (sama dengan jumlah peluang total Southampton) dan menyelesaikan rataan umpan sebanyak 91 persen.

Ia kini telah menciptakan 70 gol dan 104 assist dalam 368 penampilannya bersama city. Golnya yang ke-54 di Premeir League berarti ia menjadi pemain Spanyol terbanyak yang mencetak gol di sejarah kompetisi Inggris.

Semakin tua, Silva semakin menjadi.

4 City lolos ujian mental

Ketika Southampton menyamakan skor di menit ke-37 kemudian meminta penalti beberapa saat kemudian, tekanan sejatinya menyerbu kubu City. Kekalahan di St Mary’s akan membuat harapan mempertahankan gelar City sirna.

Namun delapan menit berselang, kita kembali unggul, sebelum menambah gol ketiga sebelum turun minum untuk menegaskan dominasi kita di laga ini. Para pemain mendapatkan ujian besar namun mampu mengontrol pertandingan dan membawa pulang tiga angka.

Ini merupakan karakter yang kerap ditunjukkan oleh skuat Pep dan kita butuh mempertahankan karakter ini jika ingin menyalip Liverpool di puncak klasemen.

5 Kemenangan lini tengah City

Sebuah fakta yang jarang disadari oleh orang banyak adalah: Tiga gelandang pilihan utama kita yaitu Fernandinho, David Silva dan Kevin De Bruyne belum pernah tampil sebagai starter bersamaan pada musim ini.

Semoga itu akan segera berubah. Guardiola berkata setelah laga kontra the Saints, bahwa kondisi cedera De Bruyne tidak serius meski tidak bisa memastikan kapan ia akan kembali.

Akan menjadi sungguh brilian memiliki ketiganya kembali bertandem saat menghadapi Liverpool nanti…