Nicolas Otamendi percaya kekuatan kedalaman skuat Manchester City dan tingginya persaingan mendapatkan satu tempat di skuat utama akan membantu City meraih kesuksesan musim ini.

Setelah menjadi sosok kunci dalam musim penuh rekor di 2017/18 dimana ia meraih gelar ganda yaitu Premier League dan Piala Liga, Nico juga tampil membawa Argentina hingga babak 16 besar Piala Dunia.

Namun sejauh ini Nico harus bersabar karena Aymeric Laporte, John Stones dan Vincent Kompany bergantian mengisi starting XIPep Guardiola.

Namun dengan target yang dipasang City pada musim ini dimana klub masih memimpin klasemen Premier League, serta membidik gelar Liga Champions, Carabao Cup an FA Cup – pemain berusia 29 tahun itu berkata persaingan keras memperebutkan tempat inti akan membantu City melewati marathon panjang musim ini.

“Ada beberapa pembelian baru dan beberapa pemain muda yang beradaptasi dengan baik. Ini merupakan skuat dimana siapapun mampu menjadi starting XI.

“Benar bahwa saya tidak mampu bermain di lima pertandingan awal, tetapi Pep mengambil keputusan tersebut dan kami harus melakukan yang terbaik agar selalu siap (jika diturunkan).

“Saya bermain lebih banyak belakangan, tetapi saya pikir ini akan menjadi musim yang panjang, dengan persaingan sehat di dalam tim.

“Kami semua ingin bermain. Secara individu, saya akan mencoba memberikan yang terbaik untuk berada di starting XI.”

Melihat musim ini, Otamendi berkata ia dan rekan-rekannya menikmati tantangan untuk mencoba mempertahankan gelar Premier League – sebuah prestasi yang belum pernah dilakukan klub manapun dalam satu dekade.

The General– julukannya juga mantap mendorong City untuk bersaing di Liga Champions musim ini setelah terakhir hanya mencapai perempat final.

Otamendi menambahkan: “Tantangan musim ini adalah memperahankan gelar, itu sangat penting bagi kami. Tetapi kami menatap lebih (tinggi).

“Kami membidik untuk bisa bersaing di setiap turnamen. Kami harus fokus untuk memenangkan laga berikutnya dan mencoba untuk maju sejauh mungkin.

“Untuk Liga Champions, kami ingin maju sejauh mungkin. Lalu takdir akan menjawabnya apakah kami akan menjuarainya atau tidak. Kami akan mencoba maju sejauh mungkin dan memenangkannya.

“Jelas, trofi Liga Champions adalah keinginan setiap pemain, tetapi kami tidak boleh mengesampingkan kompetisi lain. Saya pikir Liga Champions adalah tantangan yang penting, namun begitu juga dengan mempertahankan Premier League.”