quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Pemain terbaik musim 18/19

STAR MEN: City's most impressive performers in 2018/19.

STAR MEN: City's most impressive performers in 2018/19.

Ini adalah musim yang penuh dengan naik turun dan kita tidak kekurangan bintang yang tampil impresif di musim penuh gelar Manchester City.

Para jurnalis klub harus melakukan tugas yang tidak terelakkan yaitu memilih satu pemain yang tampil paling imresif di musim 2018/19…

Robert Pollard: Raheem Sterling

Angka-angka yang dibuat Sterling berbicara dengan sendirinya: 25 gol, dan 18 asis dalam 51 pertandingan di seluruh kompetisi merupakan capaian yang luar biasa.

 

Namun Raheem Sterling telah menjadi ancaman yang jauh lebih tajam di dua pertiga lapangan. Keberadaannya menjadi sungguh terasa, memimpin dengan memberi contoh dan ia menjelma menjadi salah satu pemain paling komplet di Eropa saat ini.

 

Di luar lapangan, ia juga memberi dampak besar, secara konsisten berbicara tentang rasisme yang terjadi di sepakbola. Ia menjadi contoh bagi anak muda di manapun, dan wariasannya akan terus hidup lama setelah ia gantung sepatu.

 

Ia menjadi inspirasi dan pesepakbola yang hebat.

 

STERLING GESTURE: Raheem Sterling invited students from his old school to Wembley for the FA Cup semi-final

Features

Video

Sterling's former school attend Wembley semi-final

View original post

David Clayton: Bernardo Silva

Kita dimanjakan akan pilihan potensi pemenang Player of the Year musim ini.

Ederson memikat hati saya – ia sungguh penting terhadap apa yang dilakukan tim City ini, dan ia memperlihatkan ketenangan yang memberikan pemain bertahan rasa percaya diri untuk melakukan apapun yang mereka mau.

Fernandinho juga luar biasa dan barangkali memainkan musim terbaiknya bersama City.

Have you read...?

COMPLETE: Ilkay Gundogan finishes off a 44-pass move against Manchester United.

Semua pemain berkontribusi besar, tetapi bagi saya, Bernardo adalah detak jantung tim ini.

Jika David Silva atau Kevin De Bruyne menetapkan tempo permainan, Bernardo adalah lantunan suara bassyang meningkatkan volume musik City.

Bernardo adalah pesepakbola magis – ia memiliki hati sebesar kota Lisbon dan skill pesulap.

Tidak ada yang merayakan gol lebih riang darinya dan jika tim membutuhkan seseorang untuk mendorong penonton atau memimpin dengan contoh – ia tampil mengisi peran itu.

Lebih dari itu, sulit mencari pria yang lebih menyenangkan daripadanya.

Caroline Oatway: Bernardo Silva

Kita telah menyaksikan betapa brilian Bernardo sebelumnya sebelum ia mengenakan seragam City, tetapi tidak hingga paruh kedua musim 2017/18 kita benar-benar menyaksikan kebolehan sesungguhnya seorang Bernardo Silva.

Bintang Portugal itu telah memercik musim Centurion City, dan menjadi pemain favorit fans karena trik, stamina luar biasa serta kontrol bolanya.

Ia menginspirasi, melanjutkan performa hebatnya di musim 2018/19, ia memperpendek liburannya untuk menghadiri latihan pra-musim dan memetik keuntungan dari hal itu.

Ia mencetak gol di laga pembuka kontra Arsenal dan memainkan peran vital dalam kesuksesan City, membuat 51 penampilan di semua kompetisi, mencetak 13 gol dan 14 asis – sebagai tambahan, ia juga memecahkan rekor untuk jarak terjauh yang ditempuh seorang pemain dalam satu pertandingan Premier League sebanyak dua kali!

Bernardo tumbuh menjadi legenda City yang tengah dibentuk. Meski baru berusia 24 tahun – ia sudah digadang-gadang menjadi pemain besar di Premier League, dan betapa mendebarkan melihat prospek yang bisa ia capai dalam karirnya…

Untuk mengatakan ia pemain kunci adalah sebuah pernyataan yang kurang tepat, ia jelas lebih dari itu. Semoga ini terus berlanjut.

Neil Leigh: Ederson

Setelah City menjalani musim yang penuh rekor, antara lain gol terbanyak yang diciptakan dalam satu musim (169 gol) – mungkin orang-orang kerap melupakan peran kiper kita. 

Namun, kiper kita asal Brasil itu telah menjadi sosok kunci yang memberikan dampak signifikan di depan gawang.

Pemain berusia 23 tahun itu bersaing untuk gelar Golden Glove, dan catatan 20 clean sheet yang ia buat di Premier League menjadi kunci kesuksesan City mempertahankan gelar Premier League musim ini.

Begitu pula dengan penampilannya di laga maha penting pacuan gelar, dimana City memenangkan laga dengan skor 1-0 dalam beberapa kesempatan.

Features

Video

Head tennis challenge: Ederson v Bernardo

View original post

Dampak yang ia buat tidak pernah lebih terasa seperti ketika laga maha penting kontra Tottenham dimana pertandingan hanya dipisahkan oleh satu gol saja di Etihad pada bulan April.

Mencari pembalasan terhadap tersingkirnya tim dari Liga Champions tiga hari berselang, City membuat awal sempurna lewat sundulan Phil Foden.

Namun, Spurs membalas lewat serangkaian peluang emas – namun Ederson menjadi penentu dengan penyelamatan super dan memberikan City tiga poin krusial.

Ia juga menjadi pahlawan dalam kemenangan susah payah dengan skor 1-0 atas West Ham, Burnley dan Leicester dalam pacuan akhir liga, keberadaannya menjadi begitu krusial dan penting dalam pertahanan Pep.

Lebih jauh lagi, sulit menemukan kiper yang juga mampu membuat asis (bagi gol Aguero ke gawang Huddersfield).

Jadi bagi saya, berikan penghargaan itu kepada Ederson!

John Edwards: Sergio Aguero

Sederhana, kembali brilian.

Ini merupakan musim kelima beruntun Aguero mencetak lebih dari 20 gol di liga.

Hanya Thierry Henry pemain yang mampu melakukan hal serupa, itu menjadi pernyataan besar betapa bagusnya kualitas penyerang Argentina kita tersebut.

Mencetak gol adalah pekerjaan paling sulit dalam sepakbola dan Sergio terus membuatnya terlihat mudah.

Have you read...?

Ia menjadi pencetak gol terbanyak City dengan 32 gol, ia mendapatkan suara saya, tidak hanya karena secara konsisten mencetak gol, tetapi juga karena pentingnya gol dan penampilannya.

Setelah kalah 2-1 dari Newcastle di bulan Januari, City butuh respon dan Aguero memberikan contoh sempurna.

Aguero mengirim pesan bahwa anak asuh Pep tidak akan menyerahkan gelar liga semudah itu.

Ia membuat hat-tric ke gawang Arsenal yang diikuti oleh tiga gol lagi kontra Chelsea, yang membuatnya menyamai rekor untuk jumlah hat-trick terbanyak di Premier League.

Pada laga krusial kontra Burnley di penghujung musim, Aguero mencetak gol lagi dan begitu pula kontra Brighton di laga pamungkas.

Masih menjadi ancaman gol terbesar kita dan menjadi pemain yang diandalkan saat dibutuhkan.