quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Kutipan terbaik Vincent Kompany

Penampil yang hebat di lapangan, kapten Manchester City Vincent Kompany juga pembicara yang hebat di luar lapangan.

Selama 11 tahun yang luar biasa di klub, kata-kata Vinnie membawa makna spesial dan dalam bagi klub.

Jelang tantangan baru dan kepergiannya ke Anderlecht, inilah beberapa kutipan inspirasional dari sang kapten selama karirnya di City:

Setelah ia menandatangani kontrak baru dengan City bulan Oktober 2009: “Ambisi City dan saya adalah menjadi pemain utama di tim yang besar.”

Setelah kemenangan City di final FA Cup atas Stoke City bulan Mei 2011: “Kami telah meletakkan fondasi, kami akan membangun rumah diatasnya sekarang.”

Sebelum derbi di Etihad bulan April 2012: “Kami harus menunjukkan rasa percaya di lapangan, tampil bagus dan memberikan segala yang kami punya Senin malam – itulah yang terpenting – tidak mengizinkan momen ini terlewatkan.”

Setelah mendapatkan cedera, Desember 2015: "Saya telah membuat pengorbanan untuk mencapai tempat saya sekarang, dan sepakbola adalah segalanya untuk saya. Saya ingin menjadi bek terbaik di dunia dan saya ingin Manchester City dan Belgia menjadi klub dan negara terbaik di sepakbola. Saya tidak akan menyerah untuk mimpi ini. Pola pikir saya tidak berubah, saya akan berjuang untuk mendapatkan apa yang saya pantas dapatkan, tahun terbaik saya di sepakbola.

Merayakan 10 tahun di City, Agustus 2018:“Setiap klub yang mendatangkan Anda, mereka memberikan Anda lapangan yang sama. ‘Kami punya proyek besar, ambisi besar, kami ingin mencapai ini, kami ingin mencapai apa yang kami mulai dan menjadi tim yang lebih baik. Saya hanya beruntung dan City adalah klub yang tidak berbohong soal ini (target besar dan memperbaiki tim).”

Merayakan 10 tahun di City, Agustus 2018: “Saya akan terkoneksi hingga akhir hidup saya dengan City sebagai fan, karyawan, dan duta besar klub atau apapun perannya – tidak masalah. Apapun yang diputuskan oleh saya dan City bukanlah sesuatu yang bisa dibatalkan. Kami punya sepuluh tahun kebersamaan dan sepuluh tahun di City dalam masa transisi sama seperti 30 tahun di klub lain. Itu membuktikan tidak ada yang bisa kami lakukan, kami terikat seumur hidup, keluarga saya dari Manchester, anak-anak saya Mancunian. Sebagai fans, atau apapun kapasitasnya, kami akan selalu berada disana.”

Setelah kemenagan 2-1 atas Liverpool, Januari 2019: “Kemenangan ini datang dari nyali, dan hasrat yang tak bisa Anda sembunyikan. Pemain ke-12 lebih dari fans – itu adalah sesuatu dari dalam dan kami adalah tim yang lebih baik saat bermain dengan emosi.”

Setelah kemenangan City di Carabao Cup Februari 2019: “Ini adalah perasaan yang hebat dan ada banyak tim dan pemain yang mencoba memenangkan trofi ini. Jadi bisa memenangkannya beberapa kali bersama City sungguh luar biasa. Wembley adalah tempat yang bagus untuk kami!”

Umumkan keputusannya untuk meninggalkan Klub, Mei 2019:“Saya tidak akan pernah melupakan bagaimana suporter Man City tetap setia kepada saya dalam masa baik dan terutama masa buruk. Melawan segala pertaruhan Anda (fans) selalu mendukung dan menginspirasi saya untuk tidak pernah menyerah.

"Sheikh Mansour merubah hidup saya dan fans City di seluruh dunia, untuk itu saya akan selalu berterima kasih. Negara biru telah bangkit dan menantang kekuatan lama, saya melihat itu sebagai sesuatu yang menakjubkan.

“Saya mensyukuri bimbingan dan kepemimpinan manusia yang baik, Khaldoon Al Mubarak. Man City berada di tangan yang tepat.”