Manchester City menyamai rekor Klub dengan mencetak 11 kemenangan beruntun saat mengalahkan Burnley 3-0 dan unggul lima angka di puncak klasemen Premier League.

Apa yang terjadi?

Bernardo mendapatkan peluang pertama di laga ini, ia memaksa Nick Pope membuat penyelamatan setelah didahului kerjasama apiknya dengan David Silva dan Leroy Sane yang membelah pertahanan Burnley.

Playmaker asal Portugal itu memenangkan hadiah penalti ketika Pope harus menjatuhkannya di kotak terlarang.

Aguero mengambil eksekusi penalti dan tidak membuat kesalahan, ia resmi menyamai rekor Eric Brook dengan catatan 177 gol untuk City, sebuah rekor yang sudah bertahan semenjak tahun 1938.

City sempat dalam tekanan ketika De Bruyne kehilangan bola setelah Jack Cork berhasil mencuri bola dari kakinya. Bola kemudian diberikan kepada Scott Arfield yang melepas tembakan – beruntung eksekusinya bisa diblok menjadi tendangan pojok.

Nicolas Otamendi menggandakan keunggulan City menyambut sepak pojok Leroy Sane saat laga menyisakan 20 menit. Untuk melengkapi pesta, De Bruyne melepas umpan yang membelah pertahanan Burnley, Sane dengan tenang mencetak gol ketiga.

City tidak tampil sempurna, tetapi berhasil mengamankan tiga angka dan unggul lima poin diatas Manchester United, yang kalah atas Huddersfield.

Man of the Match

Sergio Aguero membuat comeback setelah menderita cedera retak tulang rusuk karena kecelakaan mobil yang dialaminya. Ia tampil begitu hidup dan berhasil menyamai rekor pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa.

Berikutnya

City akan menjamu Wolves dalam babak 16 besar Carabao Cup. Jika menang, City akan menyamai rekor klub yaitu menang dalam 12 laga beruntun.

Laga City berikutnya di Premier League adalah lawatan ke West Brom pada hari Sabtu (28/10).