Keberuntungan sepertinya tidak selalu berpihak kepada tim yang berani.

Apa yang terjadi?

City memulai laga dengan gemilang.

Nyaris seperti skenario impian dimana dalam tempo kurang dari dua menit bola sudah bersarang di gawang Liverpool.

 

FORWARD THINKING: Pep Guardiola picked an attacking starting eleven.
FORWARD THINKING: Pep Guardiola picked an attacking starting eleven.

 

Raheem Sterling memaksa Virgil Van Dijk membuang bola yang jatuh ke kaki Fernandinho – gelandang Brasil itu mengirim bola kepada Sterling yang memberi assist matang bagi Gabriel Jesus untuk membuat suporter tuan rumah meledak.

The Blues, yang terluka setelah dua kekalahan beruntun atas Liverpool dan United, tampil trengginas di awal laga – dengan formasi tiga bek, empat di tengah dan tiga di depan – bertekad untuk menyerang total.

Begitu dominannya City sehingga dalam 30 menit pertama Ederson bahkan tidak membuat satu penyelamatan pun. City menekan dengan bertubi-tubi dan Liverpool hanya bisa bertahan begitu dalam di area mereka sendiri.

 

BATTLE: Kevin De Bruyne grapples with Roberto Firmino_
BATTLE: Kevin De Bruyne grapples with Roberto Firmino_

 

Lima menit menjalang turun minum – tim Merseyside itu mendapatkan keberuntungan besar ketika tembakan keras Bernardo Siva dari jarak 20 yards hanya membentur tiang gawang – sekaligus gagal membawa City unggul dua gol.

Selang beberapa menit setelahnya – secara kontroversial gol Leroy Sane dianulir dengan alasan offside, meski dari tayangan ulang terlihat bahwa bola menyentuh James Milner ketimbang pemain City.

Dalam protesnya atas gol Sane yang dianulir memaksa Pep Guardiola diusir dan harus menyaksikan anak asuhnya dari tribun penonton.

 

ROCKET: Bernardo Silva sees his effort hit the woodwork.
ROCKET: Bernardo Silva sees his effort hit the woodwork.

 

Setelah turun minum, City terus melanjutkan dominasi dan mencoba mencari gol kedua untuk memotong selisih agregat gol dari tim asuhan Jurgen Klopp.

Saat the Blues tengah berusaha mengejar pertandingan, satu atau dua jarak mulai terlihat memasuki menit ke-60, dan ketika kecepatan Mane mampu merengsek ke dalam kotak penalti City, Mohamed Salah berhasil meneruskan bola tepisan Ederson untuk kemudian mencetak gol bagi tim tamu.

Terlepas dari pantas atau tidaknya gol itu tercipta, itu menjadi palu godam penanda perjalanan City di Liga Champions telah berakhir.

Selang beberapa menit giliran Roberto Firmino yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak gol kemenangan bagi tim tamu.

Bukan malamnya the Blues dan para pemain City telah mencurahkan segalanya untuk membalikkan keadaan.

Momen kunci:

Tembakan keras Bernardo yang membentur mistar gawang sebelum turun minum tidak hanya menandakan ketidak beruntungan City – tetapi juga menyelamatkan tim tamu dari pembantaian.

Jika tayangan ulang membuktikan bahwa gol Sane seharusnya tidak dianulir – maka the Blues kembali menjadi korban keputusan yang tidak benar.

Pemain bintang aplikasi City Matchday: Gabriel Jesus

 

PERFECT START: Gabriel Jesus fires City in to the lead after just 1 minute and 57 seconds.
PERFECT START: Gabriel Jesus fires City in to the lead after just 1 minute and 57 seconds.

 

Apa artinya...

City tersingkir dari Liga Champions musim ini – tapi kita pasti akan kembali…

Apa selanjutnya?

Kembali beraksi di Premier League Sabtu (14/04) dalam lawatan ke Wembley untuk melawan Tottenham Hotspur.

The Blues hanya butuh lima poin lagi untuk memastikan gelar juara liga.