Tim Pria

Cityzens Story: Arnold Sirait – Bergerilya Di Sosial Media

Dari tak suka sepak bola, melihat City lalu jatuh cinta…

Rasa suka memang selalu datang dengan cara yang tak terduga, begitu pun bagi fans City yang satu ini. Menyukai sepak bola hanya karena City semata.

Cityzens Story kali ini akan sedikit bercerita tentang Arnold, yang tak bosan ‘menyebarkan’ soal Manchester City ke pecinta sepak bola Indonesia.

DOWNLOAD APLIKASI RESMI MAN CITY

Pria Bernama lengkap Arnold Sirait ini sungguh berbeda dengan para penggemar sepak bola di Indonesia, tak menyukai sepak bola atau pun menontonnya hingga umur yang sudah dewasa, lalu berubah 180 derajat menjadi seorang penggila dan penggiat, tentu saja dalam hal ini semua terkait soal City.

‘Tak suka sama sekali awalnya sama bola, tapi di 2011 menonton City di era Mancini, lihat mainnya enak, oper-operan yang menarik, entah mengapa langsung suka dan jatuh cinta.’

‘Jersey warna biru, Balotelli, Aguero, sungguh sangat menarik.’ Cerita Arnold.

Tak bisa dipungkiri, awal dari era baru Manchester City kala itu memang menggaet banyak sekali hati para penggemar sepak bola termasuk di Indonesia.

Berawal keingintahuan yang besar soal klub favoritnya, Arnold terus berusaha mengulik lebih dalam, namun dari sana justru Ia merasa bahwa nama Manchester City di Indonesia belumlah besar.

‘Ada penggemar City, tapi seperti sulit mencari fans City, Orang-orang seperti tidak tahu Man City.’

Sempat terlibat aktif di komunitas, Arnold memiliki keinginan kuat untuk terus ‘mencari dan mengumpulkan’ sesama fans City di luar sana dan menyebarkan lebih luas tentang City dengan cara membuat akun di sosial media Twitter yang membahas soal City pada 2012.

‘Isinya adalah berita-berita soal City, mengutip dari situs berita, memberikan tautan-tautan dari portal berita resmi yang membahas Man City.’

Tanpa ada yang meminta, menyuruh atau pun kewajiban di belakangnya, pria asal Serang ini merasa senang melakukannya.

‘Semua karena senang aja, sebagai fans tentunya ingin menunjukkan eksistensi, bahwa penggemar City di Indonesia itu ada loh. Ada rasa tidak mau kalah juga dengan penggemar klub lain’. Papar Arnold.

Berkumpul sesama penggemar City (dan United) saat Nobar
Berkumpul sesama penggemar City (dan United) saat Nobar

Setelah 10 tahun berlalu dan sempat beberapa kali berganti nama, akun yang kini ia beri nama Pantau City ternyata terus bertahan dan berkembang.

Bahkan dia mengatakan kini ada tiga orang lainnya yang aktif membantunya dalam mengisi konten di akun tersebut.

Juga memiliki akun di beberapa sosial media lain. Yang menarik ia membuat WhatsApp grup yang kini sudah berisi lebih dari 250 orang di dalamnya.

‘Dari berbagai umur dan kota di Indonesia masuk di grup itu. Segala tentang City bisa dibicarakan di sana, kalau lagi pertandingan bisa ribuan pesan masuk.’

‘Tentunya yang diharapkan adalah diskusi sehat sesama fans City, kalau ada yang berbicara kasar atau tidak pantas tentu akan ada peringatan atau bahkan dikeluarkan.’

‘Tak jarang juga kami mendapat undangan untuk berbicara dengan kelompok fans tim EPL lain jelang pertandingan, seperti lewat Space di Twitter, diskusi yang berdukasi pastinya.’

CITY+ | DAFTAR UNTUK AKSES KONTEN EKSKLUSIF

Dalam mengisi konten ia mengatakan bahwa ada peraturan yang dijaga, seperti selalu mencatumkan sumber berita, tidak semata mengeluarkan asumsi dan rumor.

‘Bolehlah juga sedikit nyentil-nyentil grup fans klub lain, tapi masih pada batas wajar dan banter sehat dan menyenangkan.’ Katanya sambil tertawa.

Ia mengaku bahwa mereka menjalin hubungan yang baik dengan kelompok fans klub lain seperti Real Madrid, Arsenal dan lainnya.

Sejauh perjalanannya memantau City hingga sekarang, ia merasa jumlah penggemar City di Indonesia terus bertambah. Namun ada hal lain yang membuatnya lebih senang.

‘Kalau ada penggemar baru atau lama yang tidak mengetahui info tentang City, fans lain yang lebih paham bantu menjawab, jadi saling berbagi.’

Ini sesuai dengan harapannya, bahwa Arnold tidak punya niat muluk atas aktifitasnya ketika ditanya apakah memiliki target atau tujuan tertentu.

‘Mengalir saja, pokonya sesering mungkin memberi update terbaru tentang City, sehingga dengan sendirinya fans City akan membesar.’

Di belakang 'layar'
Di belakang 'layar'

Saat ditanya harapannya sendiri sebagai penggemar City apakah itu soal meraih trofi Champions League, ia justru memiliki pandangan berbeda.

‘Saya hanya ingin bilang lakukan pembelian pemain yang pintar (seperti belakangan ini), misal Manuel Akanji, saya pikir itu adalah pembelian yang cerdas.’

Perihal soal Champions League, dengan santai ia berkata;

‘Mengutip pernyataan Pep Guardiola, trofi UCL itu hanya bonus, boleh memiliki ambisi namun jangan ambisius.’

Luar biasa!

lihat semua partner klub

Mancity.com

31?
loading